Polsek Darul Makmur Berhasil Redam Aksi Penyegelan Kantor Desa Mon Dua Secara Humanis
Nagan Raya – Sekitar 150 warga Desa Mon Dua, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menggelar aksi protes terkait penyaluran dana bantuan stimulan pasca banjir yang dinilai tidak merata, Senin (30/03/2026). Aksi tersebut berlangsung di Kantor Keuchik Desa Mon Dua sejak pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB dan didominasi oleh kaum ibu-ibu.
Warga menyampaikan keberatan atas penyaluran bantuan yang dianggap hanya diberikan kepada masyarakat yang memiliki hubungan dekat dengan aparatur desa. Selain itu, warga juga menilai roda pemerintahan desa tidak berjalan optimal karena kondisi Keuchik yang sedang sakit, sehingga mereka meminta Pemerintah Kabupaten menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Keuchik agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Pada pukul 11.00 WIB, warga sempat menyegel Kantor Keuchik dengan memakukan beberapa lembar papan pada pintu kantor sebagai bentuk protes. Situasi tersebut kemudian direspons cepat oleh personel Polsek Darul Makmur bersama unsur TNI dan perangkat desa melalui pendekatan dialogis dan persuasif.
Personel Polsek Darul Makmur yang diwakili Kanit Intelkam Aiptu Tri Fitriono memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak mengganggu pelayanan publik. Pendekatan humanis tersebut membuahkan hasil, papan yang digunakan untuk menyegel kantor akhirnya dibuka kembali pada pukul 11.30 WIB, dan massa membubarkan diri secara tertib.
Aksi protes berlangsung aman serta tidak disertai tindakan anarkis. Warga menyampaikan aspirasi mereka secara damai dan berharap seluruh masyarakat yang terdampak banjir mendapatkan bantuan stimulan secara adil dan merata.
Selain itu, lima orang perwakilan masyarakat juga menuju kantor DPRK Nagan Raya guna melakukan upaya mediasi terkait persoalan tersebut.
Pihak kepolisian terus melakukan monitoring dan pengamanan guna mengantisipasi kemungkinan aksi susulan apabila permasalahan tidak segera ditangani secara komprehensif. Aparat juga mengimbau seluruh pihak untuk menempuh jalur musyawarah dan dialog demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Desa Mon Dua dan Kecamatan Tripa Makmur.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap penyaluran bantuan serta mempertimbangkan penunjukan Pelaksana Tugas Keuchik guna memastikan pelayanan pemerintahan desa berjalan dengan baik dan aspirasi masyarakat dapat tertangani secara efektif.

Sumber :
Humas Polres Nara_Metapa

