Harga Sembako di Nagan Raya Terpantau Stabil,Polres Nagan Raya Pastikan Stok Aman Pasca Lebaran

Nagan Raya — Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Nagan Raya melaksanakan monitoring perkembangan harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kabupaten Nagan Raya pada Kamis, 26 Maret 2026. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok relatif stabil dan ketersediaan barang masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Monitoring dilakukan dengan mendatangi sejumlah pasar dan titik distribusi bahan pokok guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan pasca Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta mengantisipasi potensi spekulasi harga.
Kapolres Nagan Raya melalui Kasat Intelkam, AKP Fajar Harapan, menyampaikan bahwa secara umum harga sembako di pasaran masih dalam kondisi terkendali.

“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok masih tercukupi dengan stok yang tersedia. Meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga, kondisi tersebut masih dalam batas kewajaran dan tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, harga beras premium berada di kisaran Rp14.600 per kilogram dan beras medium Rp14.000 per kilogram, keduanya terpantau stabil. Sementara gula pasir curah berada di harga Rp19.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan Rp22.000 per liter dan minyak goreng curah Rp17.000 per liter yang juga relatif stabil.
Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan, di antaranya telur ayam ras, bawang putih, kacang tanah, serta bebek entok. Namun demikian, terdapat pula komoditas yang mengalami penurunan harga seperti bawang merah, cabai hijau besar, tepung terigu curah, tomat, serta kacang hijau.

Selain itu, harga daging sapi dan kerbau masih berada pada kisaran Rp150.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler sekitar Rp80.000 per ekor. Komoditas ikan segar seperti tongkol, bandeng, dan nila juga terpantau stabil tanpa perubahan signifikan.
Sat Intelkam juga mencatat adanya keterlambatan pasokan pada beberapa jenis sayuran akibat belum masuknya pengiriman dari luar daerah pasca hari raya. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menimbulkan kelangkaan yang signifikan dan kebutuhan masyarakat masih dapat terpenuhi.

Polres Nagan Raya menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

 

Sumber :
Humas Polres Nara_Metapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *