Penemuan Mayat Laki-Laki di Dusun Kecubong Tunong Gampong Blang Lango Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya
Nagan Raya – Warga Dusun Kecubong Tunong, Gampong Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumahnya pada Rabu (20/5/2026) sekira pukul 18.00 WIB.
Korban diketahui bernama Misno Bakar (53), seorang petani yang berdomisili di Dusun Kecubong Tunong Gampong Blang Lango Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya.
Penemuan mayat tersebut bermula saat salah seorang warga, Ngadio Markam (60), hendak menuju warung milik Ruslim (55). Saat melintas di depan rumah korban sekira pukul 17.30 WIB, saksi mencium aroma tidak sedap seperti bau bangkai. Setibanya di warung, saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada Ruslim.
Selanjutnya kedua saksi bersama beberapa warga lainnya berupaya mencari sumber bau tersebut. Sekira pukul 17.45 WIB, saat tiba di depan rumah korban, warga melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka. Para saksi kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan korban dalam posisi terlentang di dalam kamar dengan kondisi tubuh sudah membusuk dan menghitam.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan aparat gampong kepada Polsek Seunagan Timur sekira pukul 19.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 WIB Personel Inafis Sat Reskrim Polres Nagan Raya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Sultan Iskandar Muda menggunakan ambulans PMI Kabupaten Nagan Raya untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, korban terakhir kali terlihat pada Rabu, 13 Mei 2026 saat mengambil bantuan Baitul Mal di Kantor Camat Seunagan Timur.
Dari hasil sementara di lokasi kejadian, petugas belum menemukan adanya tanda-tanda tindak pidana. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit atau faktor alami. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Selain itu, kondisi geografis menuju lokasi kejadian turut menjadi kendala karena akses menuju desa tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat dan harus melewati sungai.
Saat ini pihak kepolisian telah melakukan pulbaket, koordinasi dengan instansi terkait, dokumentasi, serta membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian sosial terhadap warga yang tinggal sendiri guna mencegah keterlambatan penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

Sumber : Humas Polres Nagan Raya

