Sambut Ramadhan, Mahasiswa STIK/PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Gotong Royong dan Salurkan Bantuan untuk Mushalla Korban Banjir di Nagan Raya

Nagan Raya – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Mahasiswa STIK/PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Sendikat IX kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Nagan Raya. Pada Minggu, 15 Februari 2026, para mahasiswa melaksanakan kegiatan gotong royong sekaligus menyalurkan bantuan material untuk pembangunan fasilitas ibadah di Masjid Nurul Iman, Desa Cot Kuta, Kecamatan Kuala.
Kegiatan kemanusiaan ini difokuskan pada pembangunan WC dan tempat wudhu mushalla/masjid yang sebelumnya terdampak banjir, agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman menjelang Ramadhan. Bantuan yang disalurkan berupa semen, keramik, serta perlengkapan mushalla lainnya.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol Kristanto Yoga Dermawan, S.I.K., M.Si., bersama personel Polres Nagan Raya yang turut hadir dan membantu proses gotong royong bersama masyarakat setempat.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Kristanto Yoga Dermawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk empati Polri terhadap warga yang terdampak bencana.
“Menjelang bulan suci Ramadhan, kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan pascabanjir,” ujarnya.
Masyarakat Desa Cot Kuta menyambut hangat kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Gotong royong antara mahasiswa, personel Polri, dan warga diharapkan semakin mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam memulihkan fasilitas umum yang rusak akibat bencana.
Kegiatan sosial ini merupakan rangkaian program pengabdian Mahasiswa STIK/PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Sendikat IX di wilayah Kabupaten Nagan Raya, khususnya bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Kuala dan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan fasilitas ibadah dapat segera digunakan kembali secara optimal oleh masyarakat dalam menyambut dan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Sumber:
‎Humas Res_Nara/Metapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *