Bangsit upaya pemadaman & pendinginan karhutla di hgu pt. Gelora sawita makmur kecamatan darul makmur dan kecamatan tripa makmur kabupaten nagan raya hari ke-13
Nagan Raya, 9 Juni 2026 – Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Gelora Sawita Makmur (GSM), Kabupaten Nagan Raya, terus berlangsung hingga memasuki hari ke-13. Kegiatan dimulai pada Selasa, 9 Juni 2026, pukul 09.00 WIB dengan melibatkan unsur Polres Nagan Raya, BPBD, Manggala Agni, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Lokasi penanganan karhutla berada pada satu hamparan lahan HGU PT. GSM yang meliputi:
- Desa Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur;
- Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur; dan
- Desa Lueng Keubeu Jagad, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya.
Berdasarkan hasil pemantauan, titik api awal berasal dari kawasan HGU PT. GSM di Desa Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur, pada koordinat 3.8655115, 96.427878, yang terpantau melalui Aplikasi Lancang Kuning pada Kamis, 28 Mei 2026, pukul 09.00 WIB. Kebakaran kemudian meluas hingga mencakup tiga desa dalam kawasan HGU PT. GSM.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan dipimpin oleh para Perwira Pengendali (Padal), yaitu:
- AKP Fitriadi, S.H., Kasi Hukum Polres Nagan Raya;
- Iptu Mukhsis, S.H., Ps. Kasat Binmas Polres Nagan Raya;
- Iptu Zulkahar, S.H., Ps. Kapolsek Kuala Polres Nagan Raya;
- Iptu T. Irdani, S.AB., KBO Sat Intelkam Polres Nagan Raya;
- Iptu Gunawansyah, S.Sos., Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Nagan Raya.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan:
- 40 personel Polres Nagan Raya dan Polsek Darul Makmur;
- 10 personel BPBD Kabupaten Nagan Raya;
- Tim Manggala Agni Sibolangit yang dipimpin oleh Kepala Tim beserta 11 personel;
- Kepala Desa Puloe Kruet beserta masyarakat.
Dalam pelaksanaan operasi, digunakan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain satu unit drone untuk pemantauan udara, mesin pompa air milik Polres Nagan Raya, Polsek Tadu Raya, BPBD, dan masyarakat, serta berbagai perlengkapan pemadaman milik Manggala Agni seperti mesin M3, mini striker, selang hisap dan buang, nozel, zetsuter, gopiyok, embung, racun api, terpal, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Lokasi karhutla merupakan kawasan HGU PT. GSM yang dilaporkan telah terbengkalai sejak tahun 2013/2014. Saat ini, kawasan tersebut disebut telah dikuasai oleh masyarakat di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur secara ilegal melalui penyerobotan lahan. Kondisi lahan berupa gambut dengan ketebalan sekitar 2–4 meter menyebabkan proses pemadaman menjadi sulit karena api dapat menyala di bawah permukaan tanah.
Kebakaran diduga kuat berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan perkebunan menggunakan cara pembakaran yang dilakukan oleh penggarap lahan. Namun demikian, identitas penggarap maupun pelaku pembakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Hingga hari ke-12 penanganan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar ±98 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar ±95 hektare telah berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Sementara itu, masih terdapat sekitar ±3 hektare yang terlihat mengeluarkan kepulan asap kecil, namun tidak ditemukan adanya kobaran api di lokasi tersebut.
Berdasarkan kondisi cuaca pada pukul 16.00 WIB, cuaca terpantau mendung tipis tanpa hujan dengan suhu berkisar 30–36°C, kelembapan 74–95%, kecepatan angin sekitar 3 km/jam dari arah tenggara, indeks UV mencapai 7 (tinggi), serta tekanan udara sekitar 1.012 mBar.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya sulitnya memperoleh sumber air dan tidak tersedianya kanal maupun kolam di area perkebunan PT. GSM, sehingga proses pemadaman hanya mengandalkan parit saluran air dengan kapasitas yang terbatas.
Pada pukul 17.00 WIB, kegiatan pemadaman dan pendinginan dihentikan sementara dan dijadwalkan untuk dilanjutkan kembali pada rabu, 10 Juni 2026, pukul 08.00 WIB, dengan fokus memastikan tidak adanya potensi munculnya kembali titik api di lokasi terdampak.

Sumber:
Humas Polres Nagan Raya

