Update Terbaru Penanganan dan Pemulihan Pascabencana Banjir di Nagan Raya
Nagan Raya – Kapolres Nagan Raya menyampaikan update terbaru terkait perkembangan situasi dan dampak bencana alam banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya, Senin, 29 Desember 2025.
Bencana banjir tersebut dipicu oleh meningkatnya intensitas curah hujan dan berdampak pada empat kecamatan di wilayah Kabupaten Nagan Raya sejak tanggal 27 November hingga 29 Desember 2025.
Dampak Kerusakan Infrastruktur dan Fasilitas Umum
Berdasarkan data sementara, banjir mengakibatkan kerusakan signifikan terhadap berbagai fasilitas, di antaranya:
Rumah ibadah rusak/roboh: 15 unit
Fasilitas pendidikan (kampus/sekolah/dayah): 70 unit
Fasilitas umum: 37 unit
Rumah warga terdampak:
Hilang/terbawa arus: 563 unit
Rusak berat: 86 unit
Rusak sedang: 207 unit
Rusak ringan: 930 unit
Selain itu, terdapat 5 unit jembatan rusak/putus, termasuk Jembatan Jalan Lintas Nasional Nagan Raya–Aceh Tengah (Takengon) di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.
Saat ini, jembatan Bailey rangka baja telah dibangun di Kecamatan Beutong Ateuh yang menghubungkan Kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Aceh Tengah (Takengon). Pembangunan jembatan tersebut telah memasuki progres sekitar 70 persen dan terus digencarkan pengerjaannya guna mempercepat pemulihan akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Sementara itu, jembatan darurat kayu tetap difungsikan untuk mendukung aktivitas warga.
Sebanyak 10 ruas jalan juga dilaporkan putus atau mengalami kerusakan, baik pada jalan nasional maupun jalan penghubung antar desa, meskipun sebagian telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Korban dan Pengungsi
Bencana banjir berdampak terhadap 26.216 jiwa, dengan rincian:
1 orang meninggal dunia
3 orang dinyatakan hilang
1.035 KK atau 3.212 jiwa mengungsi
Sebagian pengungsi menempati posko dan hunian sementara, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak banjir.
Posko, Akses Terisolir, dan Upaya Penanganan
Saat ini terdapat 6 titik posko pengungsian. Di Kecamatan Darul Makmur, Dusun Blang Tripa (Gunong Kong) masih terisolir dan penyaluran logistik dilakukan menggunakan sampan mesin akibat putusnya jembatan penghubung.
Dalam rangka pemulihan pascabencana, aparat gabungan telah melaksanakan:
Pembersihan fasilitas umum di 11 lokasi
Pembuatan 1 titik sumur bor di lingkungan dayah
Pembangunan jembatan darurat
Pengamanan dan pengaturan distribusi logistik
Ketersediaan BBM, LPG, dan Bantuan Logistik
Kapolres Nagan Raya memastikan bahwa stok BBM di wilayah Kabupaten Nagan Raya dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Pendistribusian Gas LPG 3 Kg terus dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan.
Kabupaten Nagan Raya juga telah menerima bantuan pangan dan sandang dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh, di antaranya dari Kepresidenan, Kementerian Pertahanan, BNPB, Dinas Pangan Aceh, serta Gubernur Aceh. Seluruh bantuan disimpan di Posko Darurat dan Gudang Logistik BPBD sebelum disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Imbauan dan Langkah Antisipasi
Kapolres Nagan Raya menekankan pentingnya pendataan akurat warga terdampak, pengawasan distribusi logistik dan LPG agar tepat sasaran, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan hujan lebat dengan terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait.
Polres Nagan Raya bersama Forkopimda dan instansi terkait akan terus bersinergi dalam upaya penanganan darurat, pemulihan, dan mitigasi bencana guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

