Kapolres Nagan Raya Hadiri FGD IPELMASRA dan Pemkab Bahas Percepatan Penanganan Pasca Banjir

Nagan Raya – Dalam rangka mempercepat penanganan, pemulihan, dan mitigasi dampak pasca bencana banjir di Kabupaten Nagan Raya, Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) Banda Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Bappeda Nagan Raya, Senin (11/05/2026) mulai pukul 10.45 WIB hingga 13.30 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., Plt. Sekdakab Nagan Raya Ir. H. Hizbulwatan, Kalak BPBD Nagan Raya Irfanda Rinadi, S.STP., Kadis Sosial Nagan Raya Ali Munir, S.E., M.M., Kadis Perkim Nagan Raya Syafriadi Betra, S.T., Ketua Umum IPELMASRA Banda Aceh M. Irsal Muntazar, Wakapolres Nagan Raya Kompol Rafi Darmawan, S.E., M.Si., Kabag Ops Polres Nagan Raya Kompol Fajar Rahmad, S.Pd., M.M., unsur mahasiswa, aparatur desa, serta perwakilan masyarakat dari sejumlah desa terdampak banjir.

FGD tersebut mengusung tema “Optimalisasi Pelayanan Publik Pasca Bencana: Menemukan Solusi Cepat untuk Jaminan Hidup dan Hunian Warga”. Dalam forum tersebut, BPBD Nagan Raya memaparkan bahwa sebanyak 29 desa di empat kecamatan terdampak banjir yang terjadi pada 27 November 2025. Pemerintah daerah telah menyalurkan berbagai bantuan, antara lain jaminan hidup (Jadup), bantuan isi hunian, serta bantuan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat terdampak.

Selain itu, masyarakat dan mahasiswa menyampaikan sejumlah masukan terkait validasi data penerima bantuan, percepatan realisasi bantuan stimulan, serta pentingnya transparansi dalam proses penanganan pasca bencana.

Ketua Umum IPELMASRA Banda Aceh M. Irsal Muntazar menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penanganan pasca banjir hingga seluruh masyarakat yang terdampak mendapatkan haknya secara adil dan transparan.

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah positif untuk mempererat silaturahmi dan mencari solusi bersama terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya apabila diselesaikan dengan musyawarah, adab, dan semangat kebersamaan. Kami mengapresiasi partisipasi mahasiswa dan masyarakat yang turut memberikan masukan konstruktif demi percepatan penanganan bencana di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres.

Personil Polres Nagan Raya yang bertugas juga melaksanakan monitoring dan pengamanan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian diskusi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Melalui forum ini diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat semakin kuat sehingga proses pemulihan pasca banjir di Kabupaten Nagan Raya dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan.

Sumber :
Humas Polres Nagan Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *