Update Pascabanjir Darul Makmur–Tripa Makmur: Kondisi Berangsur Pulih, Aktivitas Warga Kembali Normal

Nagan Raya – Polsek Darul Makmur Polres Nagan Raya menyampaikan perkembangan terkini situasi pascabanjir di wilayah Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (2/1/2026).
Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga pukul 11.00 WIB, banjir sebelumnya berdampak pada sejumlah desa di dua kecamatan tersebut dengan warga terdampak dari berbagai kelompok usia. Saat ini, kondisi wilayah secara umum berangsur pulih dan masyarakat telah kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti bertani dan berdagang.
Dampak dan Kerusakan
Hasil pendataan menunjukkan banjir mengakibatkan kerusakan pada beberapa sektor, di antaranya:
Rumah warga yang mengalami rusak ringan hingga rusak berat di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur.
Fasilitas pendidikan, terutama kerusakan ringan pada pagar sekolah serta mobiler berupa meja dan kursi.
Tempat ibadah, dengan kerusakan ringan pada beberapa mushalla dan masjid, seperti pagar, pintu, dan teras.
Selain itu, terdapat beberapa jembatan terdampak, salah satunya Jembatan Dusun Pulo Raya Desa Gunong Cut yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan telah mencapai progres sekitar 75 persen. Sementara itu, jembatan penghubung Dusun Alue Wakie menuju Dusun Blang Tripa masih terputus dan belum dilakukan pembangunan.
Akses Jalan dan Posko
Untuk akses transportasi, Jalan Nasional di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur saat ini dalam kondisi normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua hingga roda dua belas. Jalan poros Desa Panton Pange yang sebelumnya tergerus banjir telah dilakukan penimbunan sementara sehingga dapat dilalui kendaraan.
Posko penanganan banjir yang sebelumnya berada di desa-desa terdampak kini telah dialihkan dan dipusatkan di Kantor Camat Darul Makmur dan Kantor Camat Tripa Makmur guna mempermudah koordinasi serta penyaluran bantuan.
Upaya Kepolisian dan Bantuan
Personel Polsek Darul Makmur terus melaksanakan kegiatan di lapangan berupa pendataan rumah warga dan sekolah yang mengalami kerusakan, monitoring pembangunan jembatan, serta pemantauan wilayah terdampak banjir secara berkelanjutan.
Penyaluran bantuan, termasuk distribusi Gas LPG 3 Kg, bantuan dari pemerintah daerah, perusahaan, maupun bantuan pribadi, dilaporkan berjalan lancar dan tersalurkan secara merata kepada masyarakat di seluruh desa terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih, Kapolres Nagan Raya juga telah memberikan bantuan sumur bor di sejumlah titik, yakni di Pesantren Zada Desa Drien Tujoh, Tempat Pengajian Anak Desa Neubok Ye PP, serta Masjid Jami’ Desa Lamie.
Polres Nagan Raya memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat dengan melakukan monitoring situasi serta memberikan pelayanan terbaik guna mendukung pemulihan pascabanjir dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *