Cegah Penimbunan, Sat Intelkam Polres Nagan Raya Turun Monitor Harga dan Stok Sembako Pasca Banjir
Cegah Penimbunan, Sat Intelkam Polres Nagan Raya Turun Monitor Harga dan Stok Sembako Pasca Banjir
Nagan Raya — Dalam upaya menjaga stabilitas pangan pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Utara, Sat Intelkam Polres Nagan Raya bersama Kanit Intelkam Polsek jajaran turun langsung melakukan monitoring harga dan ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (sembako) di pasar-pasar kecamatan, Senin 1 Desember 2025.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan untuk memastikan perkembangan harga sembako tetap terkendali serta mencegah adanya penimbunan atau permainan harga oleh oknum pedagang nakal. Pemantauan dilakukan di lima titik pasar utama, yaitu Pasar Alue Bili Kecamatan Darul Makmur, Pasar Simpang Peut Kecamatan Kuala, Pasar Jeuram Kecamatan Seunagan, Pasar Keude Linteng Kecamatan Seunagan Timur, dan Pasar Ule Jalan Kecamatan Beutong.
Dari hasil pengecekan di lapangan, kebutuhan pokok masyarakat masih tercukupi dan stok dinyatakan aman. Harga bahan pokok juga cenderung stabil meski beberapa komoditas lokal seperti cabai besar dan cabai rawit masih mengalami kenaikan akibat tingginya harga beli dari pihak agen pasca banjir.
Kapolres Nagan Raya melalui Kasat Intelkam IPTU Said Iskandar, S.E., M.H., menyampaikan bahwa pengawasan akan terus diperketat untuk memastikan tidak adanya penyimpangan di lapangan.
“Kami terus memonitor distribusi barang kebutuhan pokok agar tidak terjadi penimbunan ataupun lonjakan harga yang memberatkan masyarakat. Polres Nagan Raya hadir memastikan ketersediaan sembako tetap aman dan terjangkau,” ujarnya.
Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, mengingat ketersediaan stok di pasar masih aman dan terus diawasi oleh personel di lapangan.

