Kodim 0116/Nagan Raya Bersama Unsur Terkait Gelar Sosialisasi dan Pengukuran Pembangunan Jembatan Perintis/Garuda di Alue Wakie
NAGAN RAYA – Jajaran Kodim 0116/Nagan Raya melaksanakan kegiatan monitoring dan sosialisasi rencana pembangunan Jembatan Perintis/Garuda di Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 35 orang peserta ini berlangsung pada hari Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 13.20 WIB hingga 16.20 WIB.
Kehadiran Pejabat dan Unsur Terkait
Kegiatan sosialisasi dan peninjauan lapangan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, dinas teknis, serta aparatur setempat, di antaranya:
-
Dandim 0116/Nara, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto.
-
Kasdim 0116/Nagan Raya, Mayor Arm Ainu R.
-
Danramil 05/Darul Makmur, Lettu Inf Ali Mustofa.
-
Kapolsek Darul Makmur, Iptu M. Izazaya, S.H.
-
Pasi Ter Kodim 0116/Nara, Letda Arh Disky.
-
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Nagan Raya, Ir. M. Saleh, S.T.
-
Kanit Intelkam Polsek Darul Makmur, Aiptu Tri Fitriono, S.H.
-
Keuchik Desa Alue Wakie, Zakaria.
-
Personil Koramil 05/Darul Makmur.
-
Para tokoh dan masyarakat Dusun Gunung Kong, Desa Alue Wakie.
Rangkaian Kegiatan dan Arahan Dandim 0116/Nara
Dalam pemaparannya saat sosialisasi, Dandim 0116/Nara Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menyampaikan beberapa poin penting kepada masyarakat:
-
Pembangunan Jembatan Perintis/Garuda ini diinisiasi karena jembatan sebelumnya terputus akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada 28 November 2025 lalu.
-
Pihaknya sangat mengharapkan dukungan penuh serta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya agar proses pembangunan jembatan dapat berjalan lancar.
-
Dilaksanakan pengukuran jarak rentang jembatan secara langsung di lokasi sebagai data pendukung untuk diajukan ke pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan anggaran.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kondisi lapangan, survei lokasi lahan, serta pengukuran rentang atau panjang jembatan. Berdasarkan hasil pengukuran teknis yang dilakukan oleh pihak Dinas PUPR Kabupaten Nagan Raya, diketahui panjang rentang jembatan yang akan dibangun mencapai 240 meter.
Analisis dan Harapan ke Depan
Perencanaan pembangunan kembali jembatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memulihkan akses transportasi masyarakat Dusun Blang Tripa yang lumpuh akibat musibah banjir. Kehadiran TNI melalui sosialisasi dan survei langsung ini menunjukkan keseriusan dalam mempercepat proses administrasi pengajuan anggaran ke pusat.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan pengecekan lapangan ini berakhir pada pukul 16.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pemerintah daerah, pihak legislatif, hingga pemerintah pusat diharapkan dapat segera merespons dan menganggarkan pembangunan jembatan permanen demi memulihkan roda perekonomian serta aktivitas pendidikan masyarakat setempat.

Sumber :
Humas Polres Nagan Raya

