Hari Ke-7, Tim Gabungan Terus Berupaya Padamkan Karhutla di HGU PT Gelora Sawita Makmur Kabupaten Nagan Raya

Nagan Raya, 3 Juni 2026 – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di area Hak Guna Usaha (HGU) PT Gelora Sawita Makmur (GSM) terus dilakukan oleh tim gabungan pada hari ketujuh penanganan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan pemadaman berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB di kawasan yang meliputi Desa Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur, serta Desa Babah Lueng dan Desa Lueng Keubeu Jagad, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Titik awal kebakaran terdeteksi di kawasan HGU PT GSM Desa Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur, berdasarkan pemantauan melalui Aplikasi Lancang Kuning pada 28 Mei 2026. Sejak saat itu, tim gabungan terus melakukan langkah-langkah pemadaman dan pendinginan guna mencegah meluasnya kebakaran.

Kegiatan pemadaman dipimpin oleh sejumlah perwira Polres Nagan Raya sebagai Perwira Pengendali (Padal), yaitu:

  • AKP Fitriadi, S.H., Kasi Hukum Polres Nagan Raya;
  • Iptu Mukhsis, S.H., Ps. Kasat Binmas Polres Nagan Raya;
  • Iptu Zulkahar, S.H., Ps. Kapolsek Kuala Polres Nagan Raya;
  • Iptu Gunawansyah, S.Sos., Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Nagan Raya;
  • Iptu Muhammad Yacop, S.IP., Kapolsek Kuala Polres Nagan Raya.

Selain itu, operasi pemadaman melibatkan 40 personel Polres Nagan Raya dan Polsek Darul Makmur, 10 personel BPBD Nagan Raya, 8 personel TNI, Tim Manggala Agni Sibolangit beserta 11 personel, serta pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan tugas, tim gabungan menggunakan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain satu unit drone untuk pemantauan udara, pompa air milik Polres Nagan Raya, BPBD Nagan Raya, masyarakat, serta berbagai peralatan pemadaman milik Manggala Agni.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 80 hektare, sementara luas lahan yang berhasil dipadamkan hingga saat ini mencapai sekitar 65 hektare. Meski demikian, kepulan asap masih terlihat di beberapa titik dan sesekali muncul api akibat karakteristik lahan gambut yang memiliki ketebalan antara 2 hingga 4 meter.

Tim gabungan juga menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, di antaranya keterbatasan sumber air dan tidak tersedianya kanal maupun kolam penampungan air di kawasan HGU PT GSM. Akibatnya, proses pemadaman masih mengandalkan saluran parit dengan kapasitas air yang terbatas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi kebakaran berada di area HGU PT Gelora Sawita Makmur yang telah lama tidak dikelola sejak tahun 2013–2014. Saat ini kawasan tersebut diketahui telah dikuasai dan digarap oleh sejumlah masyarakat. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Namun demikian, penyebab pasti serta pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Kondisi cuaca selama kegiatan pemadaman didominasi cuaca panas hingga berawan dengan suhu berkisar antara 30–37 derajat Celsius, yang turut menjadi tantangan dalam upaya penanganan kebakaran.

Pada pukul 17.00 WIB, kegiatan pemadaman dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 4 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Tim gabungan berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemadaman hingga seluruh titik api dan asap dapat ditangani secara maksimal guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sumber :
Humas Polres Nagan Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *