Jelang Idul Fitri, Pemkab dan Polres Nagan Raya Gelar Rakor Pastikan Stok dan Distribusi BBM Tetap Aman
Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bersama Polres Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi terkait ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, sekira pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB di ruang kerja Wakil Bupati Nagan Raya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Asisten III Setdakab Nagan Raya Amran Yunus, Kabid Ekonomi Jasman, Kanit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Nagan Raya Aipda Wahyudi serta para pimpinan dan pengawas SPBU yang ada di Kabupaten Nagan Raya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nagan Raya menyampaikan bahwa rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat evaluasi dan kesepakatan bersama yang telah dilaksanakan pada Januari 2026. Ia juga menyoroti pentingnya pelaporan rutin terkait stok BBM dari pihak SPBU kepada grup koordinasi lintas instansi guna memudahkan monitoring terhadap ketersediaan BBM subsidi maupun non subsidi di wilayah Kabupaten Nagan Raya.
Selain itu, Wakil Bupati juga menegaskan kepada pihak SPBU agar dapat meminimalisir aktivitas mobil lansir BBM, baik untuk BBM subsidi maupun non subsidi, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar.
Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Amran Yunus menyampaikan bahwa pihak SPBU diharapkan dapat menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga memiliki peran dalam proses pengajuan kuota BBM kepada pihak Pertamina tingkat provinsi, sehingga koordinasi yang baik sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM.
Dalam kesempatan tersebut, Kanit II Sat Intelkam Polres Nagan Raya Aipda Wahyudi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan Unit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Nagan Raya, ketersediaan BBM subsidi dan non subsidi di wilayah Kabupaten Nagan Raya hingga saat ini masih dalam kondisi terpenuhi.
Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa antrean kendaraan di sejumlah SPBU terjadi akibat adanya isu yang berkembang di masyarakat terkait kemungkinan kelangkaan BBM. Menyikapi hal tersebut, pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui video himbauan agar masyarakat tidak melakukan panic buying.
Ia juga menyampaikan bahwa Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K telah menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena stok BBM di Kabupaten Nagan Raya masih dalam kondisi aman dan terus dipantau oleh pihak Kepolisian.
Selain itu, Unit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Nagan Raya juga secara rutin melakukan pembaruan data terkait jumlah BBM yang masuk ke wilayah Kabupaten Nagan Raya.
Dalam rapat tersebut juga disarankan agar format laporan harian dari pihak SPBU dapat diseragamkan dengan format pelaporan yang digunakan oleh Kepolisian, sehingga data yang disampaikan dapat memuat informasi terkait stok yang tersedia, distribusi dari Pertamina, serta rencana penebusan untuk hari berikutnya.
Atas langkah dan upaya tersebut, Wakil Bupati Nagan Raya turut mengapresiasi kinerja Polres Nagan Raya yang secara konsisten melakukan pemantauan dan pendataan terkait ketersediaan BBM di wilayah hukum Polres Nagan Raya.
Sumber :
Humas Polres Nara_Metapa

